PARA KEPALA SEKOLAH WAJIB BACA, KEMENDIKBUD AKAN TUKAR 1.500 KEPALA SEKOLAH

Assalamualaikum wr wb,,,,,,,,,,,,,,,, Selamat sore dan selamat datang disitus kuambil.com yang pada sore ini akan membagikan informasi mengenai,  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) saat ini sedang merencanakan program pertukaran kepala sekolah. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 1.500 kepala sekolah ditargetkan bisa diikutsertakan dalam program ini.
Direktur Pembinaan Tenaga Pendidik Pendidikan Dasar dan Menengah Dirjen GTK Kemdikbud, Gatri Sri Utami mengatakan, program ini bertujuan untuk melakukan pola pembelajaran bersama antara sekolah maju dengan sekolah berpotensi maju yang berada di daerah terdepan, terluar, tertinggal (3T).
"Tahun ini pertukaran kepala sekolah diprioritaskan kepada sekolah di daerah 3T. Sistem pertukarannya langsung antarkepala sekolah, jadi satu lawan satu (one on one)," ujarnya belum lama ini.
Gatri menjelaskan, sekolah yang maju akan menjadi pengimbas, sedangkan sekolah imbas merupakan sekolah yang menerima pembelajaran dari sekolah pengimbas. Pemilihan sekolah pengimbas ditentukan dari sekolah yang memiliki indeks integritas dan nilai UN tinggi.
"Kami akan melakukan sinkronisasi terlebih dahulu dengan kepala dinas untuk menentukan sekolah imbas dan pengimbas, meski sebenarnya kami sudah punya datanya," tuturnya.
Karena sistemya satu lawan satu, imbuh dia, maka jumlah kepala sekolah yang ditukar, yakni 750 kepala sekolah dari sekolah maju dan 750 kepala sekolah dari daerah 3T. Sementara untuk waktu pertukaran akan berlangsung selama dua minggu.
"Nanti sekolah imbas bisa mengadopsi pola yang diberikan sekolah pengimbas. Program ini sendiri masih dalam tahap penggodokan. Sebelumnya sudah pernah dilakukan sejak 2001, namun lokasi target 3T baru dicanangkan kali ini," tandasnya.
(Sumber : okezone.com )
Demikian berita yang dapat kuambil.com berikan, semoga ada manfaatnya untuk kita semua. Untuk info guru lainnya, bisa kunjungi laman  DISINI

0 Response to "PARA KEPALA SEKOLAH WAJIB BACA, KEMENDIKBUD AKAN TUKAR 1.500 KEPALA SEKOLAH "

Post a Comment