Iklan

ALHAMDULILLAH , PRESIDEN JOKOWI NAIKKAN TUNJANGAN PNS HINGGA RP 26 JUTA PER BULAN

Assalamualaikum wr wb,,,,,,,,,,,,,,, Selamat pagi dan selamat datang disitus kuambil.com yang pada pagi ini akan membagikan informasi mengenai,  Presiden Joko Widodo memutuskan beri kenaikan tunjangan kinerja bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berada di lingkungan Kementerian dan Lembaga Tinggi mencapai Rp26 juta per bulan.

Padahal, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sedang dalam kondisi yang tidak stabil, dimana penerimaan dan belanja negara berbanding terbalik. Apalagi ditambah dengan gagalnya penerimaan pajak yang dipatok pemerintah pada tahun ini.


Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kebijakan Fiskal dari Kementerian Keuangan, Suahasil Nazara, menjelaskan keputusan pemerintah menaikkan tunjangan Kementerian/Lembaga merupakan salah satu bagian dari pengelolaan APBN.


"Saya rasa, pengelolaan APBN itu tentu dengan semua dimensi. Ada yang diarahkan untuk belanja barang, pegawai, transfer. Itu semua pengelolaan APBN," ujar Suahasil di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu 2 Desember 2015.

Suahasil mengatakan, dalam pengelolaan APBN, dibutuhkan sumber daya manusia yang memadai, dan dapat bertanggung jawab. Namun, dalam pengelolaan ini, sang pengelola pun harus mendapatkan benefit yang seimbang.

"Pengelola harus benar, dan ada pertanggung jawaban. Tapi untuk itu, pasti harus ada pendapatan untuk mereka. Seperti tunjangan pegawai pajak. Sudah jelas juga mengenai insentif dan disinsentifnya. Ini juga pengelolaan APBN," kata dia.


(Sumber : viva.co.id/ )

Demikian berita yang dapat kuambil.com berikan, semoga ada manfaatnya untuk kita semua, Untuk info guru lainnya, bisa kunjungi laman   DISINI

1 Response to "ALHAMDULILLAH , PRESIDEN JOKOWI NAIKKAN TUNJANGAN PNS HINGGA RP 26 JUTA PER BULAN"

  1. Allhamdulilah semoga kita mendapat rezeki yang cukup dan perekonomian negara semakin.baik
    dan buat yg commen.negatif ...pemikiran anda belum.bisa mencapai pikiran president dan tentu presiden lebih pintar dari.anda

    ReplyDelete

Iklan