Iklan

SIAP-SIAP PEMERINTAH PERKETAT PENILAIAN GURU, INI INSTRUMEN YANG AKAN DIGUNAKAN

Assalamualaikum wr wb,,,,,,,,,,, Selamat siang rekan-rekan guru semua dan selamat datang disitus kuambil.com yang pada siang ini akan membagikan informasi mengenai, Sebagaimana yang selalu dikumandangkan oleh Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), bahwa Pemerintah saat ini tengah fokus menentukan langkah-langkah pasti dalam meningkatkan kualitas guru yang nota bene sebagai tenaga pengajar dan pendidik yang profesional di tanah air.


Kualitas guru saat ini masih menjadi sorotan mengingat program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan guru melalui pemberian tunjangan sertifikasi dinilai masih tidak begitu membawa dampak yang signifikan terhadap kompetensi serta kinerja guru selama ini.


Untuk itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan kembali menegaskan penilaian kinerja dan kompetensi guru harus menjadi syarat utama dalam pemberian tunjangan profesi.

Itu sebabnya diperlukan mekanisme pengawasan dan penilaian yang handal dan akurat, sehingga penilaian tersebut adil dan bermartabat.

“Kinerja guru perlu sejalan dengan kompetensi guru, sertifikasi guru, dan penghargaan yang diberikan kepada guru. Untuk mendorong kinerja guru, pemerintah menetapkan bahwa penilaian kinerja dan kompetensi guru harus menjadi syarat pemberian tunjangan profesi,” ujar Menteri Anies, belum lama ini.

Anies menambahkan, Kemdikbud bekerja sama dengan Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penganggulangan Kemiskinan (TNP2K) telah melakukan ujicoba program Kinerja dan Akuntabilitas Guru (KIAT Guru).

Program ini dilakukan dalam rangka membangun perangkat kebijakan untuk mengaitkan pembayaran tunjangan guru dengan kinerja guru serta melibatkan masyarakat dalam peningkatkan layanan pendidikan.

ujicoba yang dilakukan, ada tiga kabupaten yang diajak bekerja sama, yaitu Kabupaten Kaimana, Ketapang, dan Keerom. Pendekatan yang dilakukan oleh KIAT Guru adalah memperbaiki mekanisme dan transparansi pembayaran tunjangan guru di tiga kabupaten tersebut, dan dikaitkan dengan keberadaan dan kualitas pelayanannya.

“Melalui KIAT Guru, ada tiga instrumen penilaian yang digunakan untuk mengukur kinerja layanan guru. Pertama, menggunakan aplikasi berbasis Android yang dapat digunakan untuk mendata kehadiran guru dan murid secara akurat,” ulasnya.

Kedua, instrumen untuk mendiagnosa dengan cepat kemampuan dasar para peserta didik dalam literasi dan numerasi dasar peserta didik. Hasil pemetaan kemampuan dasar murid secara sederhana, lanjutnya, memungkinkan masyarakat untuk mengetahui sejauh mana capaian murid-murid di desa mereka dibandingkan dengan standar capaian Kurikulum 2006.

Ketiga, instrumen yang memungkinkan masyarakat menilai kinerja layanan guru berdasarkan 5-8 indikator, yang secara sederhana menuntut peningkatan kompetensi guru dalam hal profesionalitas, pedagogik, sosial, dan kepribadian guru.

Instrumen tersebut dituangkan dalam Formulir Penilaian Layanan yang diisi dan dilengkapi setiap bulan oleh Komite Pengguna Layanan yang terdiri dari perwakilan orang tua siswa, tokoh agama dan masyarakat, dan anggota masyarakat lainnya.


“Ketiga instrumen tersebut digunakan sebagai perangkat kebijakan untuk mengaitkan pembayaran tunjangan dengan kinerja layanan guru dan untuk meningkatkan akuntabilitas guru kepada masyarakat. Hal ini sejalan dengan amanat UU Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, yang telah diadaptasikan untuk bidang pendidikan. Rencananya, ujicoba akan mulai dilakukan pada pertengahan tahun 2016,” pungkasnya.

(Sumber : www.jpnn.com)

Demikian berita dan informasi yang dapat englishkursus.com berikan, semoga ada manfaatnya untuk kita semua, untuk info berita guru lainnya, bisa kunjungi laman  DISINI

0 Response to "SIAP-SIAP PEMERINTAH PERKETAT PENILAIAN GURU, INI INSTRUMEN YANG AKAN DIGUNAKAN"

Post a Comment

Iklan