JUKNIS BELUM DITERIMA DINAS PENDIDIKAN , INI PENYEBAB TPG 2016 TRIWULAN I TERHAMBAT !

Kuambil.com - Assalamualaikum wr wb,,,,,,,,,,,,, Selamat pagi rekan-rekan guru semua yang berada diseluruh Indonesia, pagi ini kuambil.com akan membagikan informasi mengenai,,,,,,,,,,

Pencairan tunjangan sertifikasi guru (TSG) triwulan satu belum ada titik terang. Pasalnya, petunjuk teknis (Juknis) pencairan belum diterima Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora).


“Belum ada informasi soal pencairan tunjangan sertifikasi. Besok sudah akhir triwulan I. Kami berharap pencairannya tidak terlambat,” sebut beberapa guru.

Menanggapinya, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Menengah (Dikdasmen) Dikpora Kadri Bangol, mengakui pihaknya masih menunggu petunjuk teknis (juknis) pencairan tunjangan tersebut.

“Belum ada juknis dan juklaknya. Kalau sudah ada kita masih menunggu lagi SKTP kemudian memverifikasi berkas guru yang bersangkutan. Jika sudah sesuai, baru dilakukan proses pencairan,” kata Kadri semberi menyebut ada 995 guru dan pengawas yang sudah bersertifikasi.

Terkait alokasi anggaran TSG, Kadri mengungkapkan belum mengetahui angka pastinya. Pihaknya masih menunggu proses transfer dana dari pemerintah pusat, ke rekening kas umum daerah (RKUD).

“Anggarannya belum masuk, jadi belum diketahui angka pastinya. Setiap tahun anggarannya berubah, karena selalu ada perubahan jumlah guru bersertifikasi, baik yang baru atau yang pensiun,” ungkapnya.

Kadri menjelaskan, besaran TSG yang diterima setiap guru adalah sebesar satu kali gaji pokok, dengan mekanisme pencairan langsung ke rekening penerima. 

“Pencairannya setiap triwulan,” jelas Kadri. Di sisi lain, ia meminta guru untuk terus meningkatkan kualitas belajar mengajar. “Besaran tunjangan yang diterima harus sebanding dengan kinerja. Artinya, kualitas belajar mengajar harus terus ditingkatkan lagi,” tegas Kadri. 

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Kurikulum dan Kesiswaan Dikpora Rastono SPd ME mengatakan, dari 319 guru aktif untuk mendapatkan sertifikasi, ternyata sebanyak 300 belum layak. “Ini terkait syarat minimal 24 jam mengajar,” sebutnya. Selain itu, lanjutnya, Dikpora masih akan melakukan konversi guru akibat perbedaan dalam kode sertifikasi guru. 

Bahkan, kode pelajaran dengan mata pelajaran harus dikonversi sesuai dengan ketentuan yang ada dalam pembayaran tunjangan sertifikasi guru. 

“Terkait itu, adimistrasi harus ditata kembali. kendala seperti ini, pasti akan mengalami keterlambatan dan menambah waktu juga. mudah- mudahan secepatnya diajukan dan prosedurnya lancar sehingga SK sudah ada, kemungkinan dalam waktu dekat ini sudah terbit,’’ ujarnya.

(Sumber : manadopostonline )

Demikian info yang dapat kuambil.com berikan, semoga ada manfaatnya untuk kita semua, Untuk info terbaru lainnya, bisa kunjungi laman    DISINI

0 Response to "JUKNIS BELUM DITERIMA DINAS PENDIDIKAN , INI PENYEBAB TPG 2016 TRIWULAN I TERHAMBAT !"

Post a Comment