GURU DIGUNDULI ORANG TUA SISWA , INDONESIA DARURAT UU PERLINDUNGAN GURU

Kuambil.com - Assalamualaikum wr wb,,,,,,,,,,, Selamat malam rekan-rekan guru semua yang berada diseluruh Indonesia, malam ini kuambil.com akan membagikan informasi mengenai,,,,,,,,

Anggota Komisi X DPR RI Jefirstson R Riwu Kore menginginkan Undang-Undang untuk melindungi guru supaya tidak langsung bisa diadukan ke ranah hukum dalam kasus pendisiplinan anak didik.

Ga terima anaknya dicukur guru, orang tua memangkas habis rambut si guru

“Saya inign UU perlindungan guru. Supaya jangan sampai guru cubit sedikit, langsung dilaporkan ke ranah hukum. Kita juga tidak ingin kepala anak kita bocor atau tangan patah oleh guru. Tapi dalam upaya pendisplinan, guru juga harus dilindungi,” katanya kepada pers di Jakarta, Senin (04/01/2015).

Legislator asal NTT itu mengatakan demikian menanggapi kasus yang menimpa guru honorer Aop Saopudin yang mencukur siswa SD kelas III karena rambutnya gondrong. Orang tua siswa, Iwan Himawan tidak terima dan mencukur balik Aop. Kasus ini lalu berlanjut ke pengadilan.

Guru SDN Penjalin Kidul V, Majalengka, Jawa Barat tersebut mencukur siswanya pada 19 Maret 2012. Atas hal ini, Iwan mempolisikan Aop, dan para guru di Majalengka tidak terima. Iwan lalu dilaporkan balik dan kasus ini masuk ke pengadilan. Jaksa lalu mendakwa Aop dengan 3 pasal sekaligus yaitu:

1. Pasal 77 huruf a UU Perlindungan Anak tentang perbuatan diskriminasi terhadap anak. 
2. Pasal 80 ayat 1 UU Perlindungan Anak tentang penganiayaan terhadap anak.
3. Pasal 335 ayat 1 kesatu KUHP tentang Perbuatan Tidak Menyenangkan.

Atas dakwaan ini, Pengadilan Negeri (PN) Majalengka menyatakan Aop telah melakukan perbuatan tidak menyenangkan terhadap siswanya. Aop lalu diberikan hukuman percobaan dan dikuatkan di tingkat banding. Mahkamah Agung lalu membebaskan Aop karena sebagai guru, tugasnya mendidik siswa, termasuk mencukur siswa yang gondrong.

Sementara itu, akibat aksi menggunduli guru, Iwan awalnya juga dihukum percobaan di tingkat pertama. Tapi oleh Pengadilan Tinggi (PT) Bandung, majelis hakim mencoret hukuman percobaan dan menjatuhkan pidana penjara kepada Iwan selama tiga bulan. Hukuman kepada Iwan lalu dikuatkan di tingkat kasasi.

Sumber : rimanews

Untuk info terbaru lainnya, bisa kunjungi laman    DISINI

Demikian info yang dapat kuambil.com berikan,semoga ada manfaatnya unutk kita semua,,,,,,,,,,,,

5 Responses to "GURU DIGUNDULI ORANG TUA SISWA , INDONESIA DARURAT UU PERLINDUNGAN GURU"

  1. Manja banget anak2jaman sekarang.dulu saya juga pernah kok dicukur sma guru tp g ngelapor segala ke polisi karena saya tau kalau saya salah.saya dukung UU perlindungan guru. Hidup guru Indonesia...

    ReplyDelete
  2. Karena berlindung dibalik HAM, akhirnya guru tidak akan peduli lagi terhadap anak. Saat ini tugas guru hanya mengajar. Tidak lebih. Jika hal ini tidak segera mendapat penanganan yang serius dari pemerintah, pada akhirnya bangsa ini akan menjadi bangsa Barbar.

    ReplyDelete
  3. yang dilap[ori juga jangan asal terima laporan langsung diberi hukuman, kan ada yg namanya mediasi, orng tua seperrti ini bangsat juga, memang ndak pernah sekolah, pantesan anak anak sekarang pada berantakan semua gara gara dibela ortunya....dan berlindung diketika yang namanya HAM

    ReplyDelete
  4. HAM itu berasal dari Amerika, seks bebas dan perbuatan tidak senonoh di sana beredar karna HAM,ITUKAH YANG AKAN KITA CONTOH SODARA SODARA?
    tak pakai HAM pun budaya di indonesia ini sudah cukup untuk ketentraman, bahkan di AL-Qur'an pun sudah ada di atur masalah kemanusiaan, jd tak perlu pakai yg namanya HAM, TIDAK COCOK dinegeri kita HAM itu gan !

    ReplyDelete
  5. Biarkan sajalah... sekolah lanjutan yang menerima anaknya... jangan ditegur... jangan dididik untuk disiplin.... biar orang tuanya menuai hasilnya. jalani aja tugas anda. mau belajar atu cabut dia... emangnya gue pikirin. mengajar sajalah... tak usah mendidik menjadi manusia yang berakhlak. yang menuai hasilnya bukan bapak/ibu guru. 3 tahun di sekolah, lepas itu selesai beban anda. mau jadi baik.. atau nakal. jadi orng sukses ato jadi sampah masyarakat... yg menuai hasilnya kan orang tuanya. laksanakan saja teknik mengajar PEMBIARAN... titik.

    ReplyDelete