Iklan

MENDIKBUD : GURU DAN KEPALA SEKOLAH DILARANG KERAS MEROKOK DI LINGKUNGAN SEKOLAH !

Kuambil.com - Assalamualaikum wr wb,,,,,,,,,,, Selamat malam rekan-rekan guru semua yang berada diseluruh Indonesia, malam ini kuambil.com akan membagikan informasi mengenai,,,,,,,,,,

Guru dan kepala sekolah dilarang keras merokok di lingkungan sekolah. Larangan ini sudah tertera dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 64 Tahun 2015 tentang kawasan tanpa rokok di sekolah.


“Di lingkungan sekolah, guru jelas tidak boleh merokok dan jika dilanggar akan ada sanksinya,” ujar Anies kepada wartawan dalam Perayaan Puncak Bulan Pendidikan dan Kebudayaan Mei 2016, di Kemendikbud, Jakarta, Ahad (29/5). Kepala sekolah atau guru yang terbukti melanggar bisa dimutasi. 

Anies menegaskan, aturan demikian sangat penting dan perlu diterapkan. Sebab, dia melanjutkan, rokok bisa menjadi pintu gerbang untuk masuk ke dunia narkoba dan sebagainya.

Pria yang pernah menjabat sebagai rektor Universitas Paramadina ini juga mengutarakan tentang tindakan terhadap siswa yang merokok. Siswa seperti ini tidak diperkenankan untuk diberhentikan oleh sekolah.

Sekolah justru memiliki tanggung jawab untuk membina mereka. “Jadi kalau sekolah menemukan anak merokok, panggilkan orang tuanya baik-baik dan dibina,” kata alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) ini menegaskan.

Pendidikan merupakan hak anak yang wajib dipenuhi sekolah maupun negara. Menurut Anies, pihak sekolah dianggap melanggar aturan jika terbukti memberhentikan anak dari sekolahnya. Untuk itu, dia menyarankan masyarakat segera melapor apabila mengetahui ada anak yang mengalami hal tersebut.

Pada Permendikbud pasal lima dijelaskan, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, dan pihak lain dilarang merokok, memproduksi, menjual, mengiklankan, dan/atau mempromosikan rokok di lingkungan sekolah. Kepala sekolah wajib menegur dan/atau memperingatkan dan/atau mengambil tindakan apabila terdapat yang melanggar.

Kepala sekolah juga dapat memberikan sanksi kepada guru, tenaga kependidikan, dan pihak lain yang terbukti melakukan pelanggaran. Selanjutnya, guru, tenaga kependidikan, dan/atau peserta didik dapat memberikan teguran atau melaporkan kepada kepala sekolah apabila terbukti ada yang merokok.

Dinas pendidikan setempat, sesuai dengan kewenangannya, harus memberikan teguran atau sanksi kepada kepala sekolah apabila terbukti melanggar ketentuan.

Sumber : republika

Demikian info yang dapat kuambil.com berikan, semoga ada manfaatnya unutk kita semua,,,,,,,,,,,

5 Responses to "MENDIKBUD : GURU DAN KEPALA SEKOLAH DILARANG KERAS MEROKOK DI LINGKUNGAN SEKOLAH !"

  1. Jangan jadi bodoh pak... tegas kan untuk murid yang merokok..
    Mereka generasi..
    Pelihara generasii mu pak.. biar kau bangga melihat program mu berguna buat orang bnyak. Jangn mcm ini
    .
    Kau bodoh pak menteri.. bnyak guru yng mendidikk jadi terkurung

    ReplyDelete
  2. Menurut pendapat saya... selagi negara masih memperbolehkan perusahaan rokok menjual rokok di wilayah republik ... sangatlah kurang tepat bila merokok itu dilarang tanpa solusi bagi seorang guru yang pecandu rokok. Pertanyaannya mengapa baru sekarang dilarang???? Kenapa tidak sejak dulu????? Apa dampak rokok dulu dengan sekarang berbeda???? Atau rokok dulu dengan sekarang berbeda????? atau...????? atau.... ???? dst atau ???? masih banyak timbul pertanyaan ????? sebaiknya aturan dibuat dg memperhatikan dampaknya dan cara mengatasi akan benturan aturan tersebut....

    ReplyDelete
  3. Bagaimana bila Kepala Sekolah juga perokok berat? Jangankan menegur anak buahnya, menegur dirinya saja tak mampu. Bila Pak Menteri serius, berikan edaran sampaikan ke sekolah-sekolah tentang hal tersebut, dan laksanakan Permen tersebut. Bukan hanya peraturan yang tak pernah ditegakkan. Banyak guru yang batuk-batuk di forum pertemuan bagi perokok ya asyik saja dengan rokoknya. Mereka tidak peduli saudaranya terganggu oleh pencemar yang dibuangnya.

    ReplyDelete

Iklan