Iklan

KETIKA GURU DIKELAS, GURU JANGAN BERKELUH KESAH KEPADA ANAK DIDIK SERTA BERCERITA TENTANG MASALAH PRIBADI DIKELAS

Kuambil.com - Assalamualaikum wr wb,,,,,,,,,,,,,, Selamat malam rekan-rekan guru semua yang berada diseluruh Indonesia, malam ini kuambil.com akan membagikan informasi mengenai,,,,,,,

Menjalani profesi sebagai guru tidaklah mudah. Selain harus mendidik generasi penerus bangsa, mereka harus terus belajar memperbaharui pengetahuan dan keterampilan. Di saat yang sama, guru dilarang cengeng.


"Ketika guru masuk ke dalam kelas, mereka harus memiliki mental pembelajar. Jadi mereka tidak akan berbicara masalah pribadinya di kelas," ungkap Co Founder Pusat Studi Kebijakan Pendidikan (PSKP), Ifa Hanifah Misbach, MA dalam diskusi yang diselenggarakan Analytical and Capacity Development Partnership (ACDP) dengan tema "Apa Kabar Kelompok Kerja Guru (KKG) & Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP)?" di Kemdikbud, belum lama ini.

Ifa menyebut, ada beberapa guru justru berkeluh kesah kepada anak didik serta bercerita tentang masalah pribadi mereka di kelas. Hal itu seharusnya tidak boleh terjadi. Pasalnya, kata Ifa, memiliki mental pembelajar berarti guru memilih profesinya dari hati, bukan sekadar mata pencaharian. Sehingga, dia pun siap dengan segala konsekuensi, termasuk ketika harus meningkatkan keterampilan.

"Dan motivasi untuk terus belajar itu harus datang dari pribadi si guru sendiri. Sebab, penambahan gaji pun belum tentu meningkatkan keinginan mereka untuk belajar jika para guru masih memilih menuruti gaya hidup," ucapnya.

Ifa menyebut, salah satu cara guru untuk meningkatkan keterampilan mengajar adalah bergabung dengan kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Nyatanya, di MGMP, ada beberapa guru yang memiliki semangat untuk belajar namun tidak diikuti dengan rekan sejawatnya. Kalaupun ada, para guru itu berasal dari lintas mata pelajaran.

"MGMP jadinya mati suri. Akses untuk belajar sudah ada, tinggal gurunya sendiri ada keinginan atau tidak. Mental pembelajar juga berarti guru memiliki keinginan untuk belajar sepanjang hayat," ujarnya.

Di sisi lain, kata Ifa, para guru juga harus memiliki jiwa kepemimpinan. Bukan hanya untuk memimpin masyarakat, tapi yang paling penting adalah memimpin diri sendiri.

"Di situlah peran kepala sekolah untuk bisa mendorong adanya ruang-ruang diskusi," tambahnya.

Sumber : okezone

Untuk info terbaru lainnya, bisa kunjungi laman    DISINI

Demikian info yang dapat kuambil.com berikan, semoga ada manfaatnya untuk kita semua,,,,,,,,,,,,

0 Response to "KETIKA GURU DIKELAS, GURU JANGAN BERKELUH KESAH KEPADA ANAK DIDIK SERTA BERCERITA TENTANG MASALAH PRIBADI DIKELAS "

Post a Comment

Iklan