SEMPAT DIVONIS 3 BULAN DAN DENDA RP 40 JUTA. GURU SMP GIKI 1 SURABAYA BATAL DIPENJARA

Kuambil.com - Assalamualaikum wr wb,,,,,,,,,,,, Selamat malam rekan-rekan guru semua dan salam sejahtera untuk kita semua, malam ini kuambil.com akan membagikan informasi mengenai,,,,,,,,,, 

Hakim Agung Mahkamah Agung menguatkan putusan Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya yang mengabulkan banding yang diajukan guru SMP Giki 1 Surabaya, Saul Kridiono. Pengadilan tingkat ketiga itu, menganulir putusan majelis hakim PN Surabaya yang sebelumnya menjatuhkan pidana selama 3 bulan penjara untuk guru fisika tersebut.

Divonis 3 Bulan dan Denda Rp 40 Juta, Guru Fisika Langsung Lemas
Guru GIKI 1 Saul Krisdiono mendengarkan pembacaan berkas putusan di PN Surabaya

Oleh hakim agung, Saul dinyatakan tidak sepenuhnya bersalah dalam kasus yang disangkakan kepadanya. Karena itulah majelis sepakat menjatuhkan pidana tiga bulan dengan tiga bulan masa percobaan.

Adapun alasan lain, sebagaimana salinan putusan PT, Saul disebut tidak sepenuhnya terlibat perkelahian dengan muridnya. Sebab, saksi pelapor yakni keluarga murid atas nama Firdaus, juga terlibat perkelahian dengan temannya. Dua saksi yang juga siswa di SMP Giki 1 (sempat dihadirkan di persidangan) merupakan siswa bermasalah dan terbukti di peradilan. Lebih lanjut, dukungan sekolah mulai dari siswa, guru dan kepala sekolah, menjadi pertimbangan meringankan bagi Saul. Adapula fakta lain, berupa analisa medis jika perkelahian yang menyebabkan hidung Firdaus berdarah adalah karena pertengkaran dengan temannya.

Menanggapi itu, kuasa hukum Saul, Teguh Suharo Utomo, mengaku senang dengan putusan MA ini. Menurut dia, putusan sudah memenuhi unsur perikemanusiaan. Meski begitu, namun Teguh mengklaim kliennya bisa bebas murni apabila melihat fakta persidangan sebagaimana pertimbangan hakim. "Ini membuktikan jika sekolah harus membina baik siswanya. Hingga permasalahan antar siswa tidak sampai melibatkan pengajar hingga ke peradilan," ujar dia.

Saul Krisdiono yang dikonfirmasi terpisah menyambut baik putusan hakim. Dia mengaku banyak intimidasi dan tekanan sejak menjalani proses hukum ini. Meski demikian, dia bersyukur masih ada keadilan yang diperuntukkan baginya. "Masih ada keadilan di negara ini. Tekanan dan intimidasi itu biar Tuhan yang membalasnya, saya ucapkan terimakasih pada kuasa hukum saya yang telah membantu saya dengan ikhlas," ucap Saul.

Kasus ini bermula saat Firdaus Amy Rulloh dan Dysan Andika Ihsan Nugraha, murid kelas 7A SMP Giki 1 Surabaya, terlibat perkelahian pada 3 Oktober 2013 lalu. Saul yang tengah mengajar di kelas lokasi perkelahian pun melerai tindakan muridnya tersebut.  Menurut pengakuan saksi pelapor, Saul menampar pipi kiri dan menonjok hidung Firdaus. Akibatnya, murid berusia 14 tahun itu pun mengalami pendarahan di hidungnya. Merasa tak terima, orang tua Firdaus lantas melaporkan pemukulan ini ke Polsek Sawahan.

Untuk info guru terbaru lainnya, bisa kunjungi laman   DISINI

Sumber : beritajatim

Demikian berita dan informasi yang dapat kuambil.com berikan, semoga ada manfaatnya untuk kita semua........

0 Response to "SEMPAT DIVONIS 3 BULAN DAN DENDA RP 40 JUTA. GURU SMP GIKI 1 SURABAYA BATAL DIPENJARA"

Post a Comment