Iklan

SUNGGUH IRONIS ! DIDUGA TAMPAR PIPI DAN TENDANG PERUT SISWA , GURU HONORER DI POLISIKAN

Kuambil.com - Assalamualaikum wr wb,,,,,,,,,,, Selamat malam rekan-rekan guru semua yang berada diseluruh indonesia, malam ini kuambil.com akan membagikan informasi mengenai,,,,,,,

Dunia pendidikan di Kabupaten Kepulauan Sangihe tercoreng. Salah satu oknum guru honorer diduga melakukan kekerasan fisik pada muridnya, pada Sabtu (27/8) sekira pukul 11.00 Wita. Peristiwa ini terjadi di Madrasah Tsanawiyah Negeri Sangihe. Melibatkan oknum guru honorer Bahasa Inggris Siti Nurlela Baktes dan murid bernama ARM alias Ical.

Hasil gambar untuk Diduga Tampar Pipi dan Tendang Perut Siswa, Guru Honorer Dipolisikan
Gambar Ilustrasi

Dari informasi yang didapat, Nurlela menganiaya Ical karena ucapan ‘makang puji’. Kalimat tersebut dikeluarkan Ical. Dari pengakuan sang murid, kalimat ini bukan untuk gurunya. Ketika itu, bersama rekan-rekannya di kelas VIII, Ical mengikuti pelajaran Bahasa Inggris yang diajarkan Nurlela. Gurunya ini meminta murid-murid menyalin apa yang ia tulis di papan. Namun, belum selesai Ical menyalin, sudah dihapus Nurlela. Dia pun sempat meminta sang guru belum menghapus apa yang ditulis di papan. Nurlela tak menanggapinya. Ical mencoba ke depan kelas. Hanya saja bajunya ditarik oleh salah satu temannya yang meminta dia tak menuju depan kelas.

Menanggapi permintaan temannya, Ical mengeluarkan ucapan ‘makang puji’. Ditunjukkan untuk teman sekelasnya. Akan tetapi oknum guru tersebut tersinggung dan marah. Tanpa bertanya lebih dulu, oknum guru tersebut menampar dan menendang Ical di depan kelas. Disaksikan teman-temannya. "Itu kata bukan untuk ibu (guru). Tapi untuk teman saya yang menarik baju saya. Ibu langsung memukul pipi dan perut saya," ungkap korban pada wartawan koran ini.

Tidak terima atas perlakuan oknum guru tersebut, orang tua korban YE berusaha mencari penjelasan. Sayangnya, Nurela merasa dirinya benar dan menantang orang tua korban. Dia berucap, Ical kurang ajar. Karena tidak bisa diselesaikan di sekolah, orang tua korban melaporkan, oknum guru honorer itu ke Polres Sangihe. Ketika dipertemukan antara orang tua murid dan oknum guru  tersebut tidak ditemukan jalan perdamaian.

Malahan oknum guru mengeluarkan kata makian terhadap orang tua murid. "Kami sengaja laporkan hal ini ke polres sangihe karena untuk mendapat penjelasan kenapa sampai terjadi pemukulan. Kepala sekolah juga sudah berusaha melakukan mediasi tetapi ditolak oknum guru ini. Kami masih mempunyai itikad baik menyelesaikannya secara kekeluargaan. Jika ternyata oknum ini tidak mau dan merasa benar biarkan saja penegak hukum yang menilainya," ungkap YE saat ditemui disela-sela pemeriksaan korban.

Wakapolres Sangihe Kompol Jusuf Baba ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kasus penganiyaan terhadap murid tersebut. Sekarang sudah diambil keterangan dari pelaku dan korban. Jika kedua belah pihak tidak ditemukan titik perdamaian, kasus tersebut akan berlanjut dan dikenakan pasal perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. "Korban sudah divisum dan diambil keterangannya. Sepengetahuan saya orang tua murid masih berniat baik. Hanya saja oknum guru tersebut tidak mau. Kasus ini akan ditindaklanjuti demi tegaknya hukum di sangihe,"ujarnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Sutardji Adipati mendengar persoalan tersebut mengatakan, pihaknya akan memberi tindakan tegas terhadap oknum guru honorer tersebut jika terbukti melakukan perbuatan yang tidak seharusnya. "Tidak ada seorangpun guru yang boleh memukul dan menendang muridnya dan hal ini tidak akan dibiarkan. Selain merusak citra guru juga merusak mental murid di masa pertumbuhannya. Semoga perlakuan terhadap murid seperti ini tidak terulang lagi di sekolah lainnya. Berilah bimbingan dan binaan sebagai orang tua kedua murid,"harapnya. 

Untuk info guru lainnya, bisa kunjungi laman     DISINI


Demikian berita yang dapat kuambil.com berikan, semoga ada manfaatnya untuk kita semua,,,,,,,,,

0 Response to "SUNGGUH IRONIS ! DIDUGA TAMPAR PIPI DAN TENDANG PERUT SISWA , GURU HONORER DI POLISIKAN"

Post a Comment

Iklan