Iklan

KIP TIDAK TEPAT SASARAN ! MENDIKBUD GANTI MEKANISME DISTRIBUSI

Kuambil.com - Assalamualaikum wr wb,,,,,,,,,,,,,,, Selamat pagi rekan-rekan guru semua dan salam sejahtera untuk kita semua. pagi ini kuambil.com akan membagikan informasi mengenai,,,,,,,,,

Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas (ratas) di Istana Negara, beberapa hari lalu dengan topik efektivitas belanja pendidikan dan kesehatan meminta adanya perombakan dalam pengelolaan pendidikan.

Hasil gambar untuk muhadjir effendy

Reformasi di sektor pendidikan itu diharapkan bisa menjadi penggerak bagi perubahan di Tanah Air.

Dengan begitu, anggaran yang setiap tahun semakin besar dapat secara signifikan meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

Ada dua fokus yang jadi perhatian Presiden, yakni akses pendidikan melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Infrastruktur pendidikan.

Koran Jakarta mewawancarai Mendikbud, Muhadjir Effendy, terkait instruksi Presiden kepada dirinya beserta jajaran. Berikut petikannya.

Presiden dalam ratas meminta ada perombakan di dunia pendidikan agar kualitasnya pendidikan meningkat, tanggapan Anda?

Saya kira bukan meminta perombakan besar-besaran. Akan tetapi beliau meminta agar urusan pendidikan tidak terjebak pada perkara rutin.

Kira-kira perkara rutin yang Anda tangkap seperti apa?

Seperti penggunaan anggaran, agar fokus untuk menyelesaikan masalah hingga tuntas, baru dialihkan ke urusan lain.

Memang selama ini pengelolaan anggaran pendidikan seperti apa?

Dari sekitar 20 persen anggaran fungsi pendidikan, yang dikelola langsung oleh Kemdikbud hanya sekitar 8 persen.

Di samping itu anggaran dikelola oleh 19 kementerian yang lain. Bahkan sebagian besar, yaitu Sekitar 65 persen di transfer langsung ke daerah.

Presiden menyinggung distribusi KIP dan sekolah rusak, tanggapan Anda?

Mengingat anggaran-anggaran itu tadi sebagian besar di daerah, Kami akan segera koordinasi dengan daerahdaerah untuk mengatasi masalah tersebut.

Terobosan apa yang akan Anda lakukan terhadap daerah, mengingat tidak sedikit daerah yang minim kepedulian terhadap pendidikan?

Memang itu masalah yang harus saya selesaikan, tetapi saya yakin para petinggi provinsi, kabupaten/kota bisa kita ajak bicara.

Perkembangan distribusi KIP sudah sampai mana?

Sudah sekitar 60 persen dan Oktober ini batas akhir, dan nanti akan kita lewatkan langsung sekolah. Saya akan mohon izin Presiden untuk lewatkan sekolah.

Nantinya data pokok siswa miskin ada di sekolah. KIP harus menjamin tak ada siswa yang putus sekolah.

Selama ini mekanisme penyaluran KIP seperti apa?

Mekanismenya kan selama ini lewat desa, menggunakan data pokok, data terpadu untuk penanggulangan kemiskinan.

Kemudian KIP dilewatkan ke keluarga miskin yang punya anak usia sekolah. Anak usia sekolah ini diharapkan dapat digiring masuk sekolah.

Apakah secara teknis memungkinkan KIP disalurkam langsung lewat sekolah?

Justru itu akan lebih mudah distribusi dan pengendaliannya, karena Kemdikbud memiliki daftar siswa dari keluarga tidak mampu bahkan yang yatim, yang tersedia di dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Memang perlu verifikasi tetapi tidak terlalu ruwet dibanding yang sekarang Kalau nanti lewat sekolah pasti tepat sasaran, karena memang sudah terdaftar, mereka anak keluarga miskin.

Download Aplikasi Info Guru dan Pendidikan di HP Android Anda Untuk Dapatkan Berita Terupdate Setiap Hari >> https://play.google.com/InfoGuruPendidikan


Demikian informasi yang dapat kuambil.com berikan yang kami lansir dari koran-jakarta , semoga ada manfaatnya untuk kita semua,............

0 Response to "KIP TIDAK TEPAT SASARAN ! MENDIKBUD GANTI MEKANISME DISTRIBUSI"

Post a Comment

Iklan