INI DIA VIDEO PENGAKUAN IBU ROSITA SOAL TABUNGAN ANAKNYA Rp.42,7 JT YANG TAK DIAKUI SEKOLAH

Assalamualaikum wr wb dan Salam Sejahtera untuk kita semua...

Kuambil.com - Selesai lulus sekolah, biasanya banyak siswi yang merayakan dengan liburan dan juga sibuk dalam urusan pendaftaran sekolah ditingkat selanjutnya. Namun berbeda dengan siswa MTS Negeri Tumpang Kabupaten Malang yang harus merayakan kelulusan di rumah sakit usai meminum,racun tikus,CTM,sprite bercampur obat sakit kepala. RA (15) siswa kelas IX C MTS Negeri Tumpang  mengaku putus asa hingga nekat ingin mengakhiri hidupnya lantaran takut kepada orangtua setiap ditanyain perihal uang tabungan yang telah dikumpulkan selama setahun di kelas XI tersebut.


Diceritakan, RA telah menabung uang  kurang lebih sebesar Rp. 42 juta lebih selama dirinya dikelas 9. Namun ketika diberitakan lulus  dan RA ingin mengambil uang yang ditabungnya selama ini pada guru wali kelas berinisial W, namun betapa terkejutnya RA ketika mendengar jawaban Wd  yang tidak mengakui adanya tabungan tersebut. "Bu guru gak mau mengembalikan uang saya mas, dan ibuk nanya uangnya terus, saya bingung jadi saya beli,racun tikus,CTM,sprite dan paramex 4 pil mas," terang gadis tersebut sambil menangis.




RA mengaku sudah beberapa kali menagih uang tabungan, tapi awalnya guru selalu berdalih sibuk, "Dulu setiap saya tagih selalu bilang sibuk, dulu juga pernah bilang kalau uang tabungan saya sudah banyak, tapi sekarang tiap saya tagih bilangnya gak ada gak ada," lanjut RA.

Sementara itu Wijiyati, Ibu RA ketika dikonfirmasi nawak media menjelaskan, jika selama ini tidak pernah diberikan buku tabungan, "Setiap ditagih buku tabungan jawabnya pasti sudah ditulis dibukunya. Saya sih selama ini percaya saja, soalnya dulu waktu kelas 1 dan 2 juga nabung gak dikasih buku tabungan, tapi uangnya mesti dikasih, kok pas kelas 3 ini  diruwet," tandas Wijiyati saat ditemi dirumahnya di Desa Ngingit Kecamatan Tumpang.

Selain itu, diakui Wiji selama satu tahun, RA tidak pernah membayar uang SPP dan uang buku karena Walikelas selalu menawarkan untuk memotong tabungan, "Kalau kita gak ada tabungan yang seperti dikatakan gurunya, gak mungkin bisa potong-potong untuk bayar SPP dan buku," jelasnya.

Ayah RA, Suryono juga megatakan sudah meminta tindakan tegas dari pihak sekolah, namun sampai saat ini pihak sekolah hanya diam saja dan disuruh menunggu hingga ada bukti yang jelas. Namun hingga sekarang tidak ada tindakan untuk mengusut kasus ini, "Pihak sekolah diam saja, gak ada ngomomg apa-apa. Malah kalau saya kesekolahnya sering dibilang gak ada yang bersangkutan," tandasnya.

Dari kejadian ini, pihak keluarga mengaku bukan hanya rugi materi tapi juga waktu dan psikis anaknya. Apalagi tindakan RA yang selalu menagih dan mencari saksi ke teman-temannya membuat dirinya dijauhi dan merasa diacuhkan oleh sekolah.




"Dulu ada banyak temen yang mau bela jadi saksi. Tapi setelah dipanggil sama bu guru kerumahnya, besoknya mereka sudah gak mau ngomong sama saya lagi ," keluhnya.

Seperti diketahui, RA menabungkan uang yang diberikan ibunya setiap hari ke Walikelasnya. Dengan harapan uang tersebut bisa terkumpul banyak dan diambil saat kelulusan untuk mendaftar di SMA pilihannya. Namun naas, walikelas RA tidak mengakui uang yang dia kumpulkan sehingga dia mengalami depresi dan mencoba bunuh diri.



Kepala sekolah tiap kali ditelepon untuk di konfirmasi oleh wartawan koran pagi selalu menolak dengan alasan sibuk,"ada informasi yang berguna bagi sayakah? jawabnya".

Baca juga : Akhirnya Terjawab Jumlah Tabungan Rosita Yang Sebenarnya, Simak !

(sumber: koran-pagi.com)

Demikian berita dan informasi terkini yang dapat kami sampaikan. Silahkan like fanspage dan tetap kunjungi situs kami di www.kuambil.com. Kami senantiasa memberikan berita dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari berbagai sumber terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat. Untuk info terbaru lainya silakan kunjungi laman DISINI..!!!
loading...

0 Response to " INI DIA VIDEO PENGAKUAN IBU ROSITA SOAL TABUNGAN ANAKNYA Rp.42,7 JT YANG TAK DIAKUI SEKOLAH "

Post a Comment