Jokowi Minta Mendikbud Batalkan Aturan Sekolah 8 Jam Sehari (Full Day School)

Assalamualaikum wr wb dan Salam sejahtera untuk kita semua...

Kuambil.com - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Helmy Faishal Zaini mengatakan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan pihak Istana terkait kebijakan Full Day School (FDS) yang akan diterapkan oleh Kementerian Pendiddikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pasalnya, sistem pengajaran pendidikan keagamaan sejauh ini sudah berlangsung dengan baik.

Hasil gambar untuk jokowi dengan wartawan

"Sejak kemarin saya sudah berkomunikasi dengan Istana, terkait FDS. Kita sampaikan hal-hal yang menjadi keberatan kita, mengingat sistem pengajaran pendidikan keagamaan (Madin) yang selama ini telah berlangsung," ujarnya, Rabu (14/6).

Berdasarkan informasi terbaru, Helmy pun memastikan bahwa Presiden Joko Widodo saat ini telah meminta Mendikbud Muhadjir Effendy untuk membatalkan kebijakan sekolah lima hari dan delapan jam tersebut.

"Alhamdulillah, baru saja mendapat kepastian informasi dari Menseskab Pramono Anung, yang sudah berkomunikasi dengan Presiden Jokowi. Presiden RI Jokowi telah meminta Mendikbud untuk membatalkan FDS," katanya.

Kendati demikian, Helmy mengajak kepada masyarakat untuk tetap menunggu pengumuman resmi dari Mendikbid tentang pembatalan FDS tersebut. "Terimakasih atas ikhtiar dan doa semuanya. Demikian, semoga bermanfaat," ucapnya. 

(Sumber : republika.co.id

Demikian berita dan informasi terkini yang dapat kami sampaikan. Silahkan like fanspage dan tetap kunjungi situs kami di www.kuambil.com. Kami senantiasa memberikan berita dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari berbagai sumber terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat. Untuk info terbaru lainya silakan kunjungi laman DISINI..!!!
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jokowi Minta Mendikbud Batalkan Aturan Sekolah 8 Jam Sehari (Full Day School)"

Post a Comment