Mendikbud Dikritik Habis Saat Rapat Bersama DPR Soal Sekolah 5 Hari

Assalmualaikum wr wb dan Salam sejahtera untuk kita semua...

Kuambil.com - Rencana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menerapkan sekolah lima hari dengan durasi waktu delapan jam menuai kritik tajam saat rapat dengan Komisi X DPR.


Salah satunya datang dari Anggota Fraksi PKB Arzeti Bilbina. Dia mengeluhkan rencana sekolah hampir seharian itu.

Memang kata Arzeti, positifnya siswa memiliki kesempatan lebih lama bersama keluarga pada hari Sabtu-Minggu. Begitu pula dengan para guru.

"Tapi bisa dikaji ulang saat sekarang untuk di Indonesia kurang tepat. Karena orang tua yang ada di Indonesia tidak full bekerja di luar. Mereka punya anak-anak yang ingin bertemu setiap harinya," tegasnya di hadapan Muhadjir saat rapat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (13/6).

Arzeti mengaku mendapat banyak keluhan dari dapilnya, Surabaya, Sidoarjo, dan Jawa Timur soal wacana sekolah lima hari itu. "Kalau bicara SD, SMA Surabaya, seluruh orang tua keberatan," sebutnya.

Apalagi kebijakan tersebut dianggap mematikan pondok pesantren, Madrasah Diniyah, maupun Taman Pendidikan Alquran yang selama ini membantu membangun akhlak anak sejak dini.

Karena ini akan sangat mematikan pondok pesantren yang ada lama berdiri bantu negara kita mewujudkan anak-anak generasi yang bisa jadi pemimpin," tukas Arzeti

Kiritik serupa disampaikan Anang Hermansyah. Anggota Fraksi PAN itu bertanya mengapa Muhadjir tampak terburu-buru untuk menerapkan lima hari sekolah. "Yang sangat mendasari apa? Karena ini membikin gaduh," ketusnya.

Sementara Anggota Fraksi Partai Demokrat Anita Jacoba Gah mengatakan hal ini tidak bisa diterapkan mengingat masih banyak daerah terpencil. Siswa di daerah terpencil katanya perlu jalan berkilo-kilo untuk bersekolah. Bahkan, hingga mereka tidak sempat makan pagi.

"Kalau bapak bikin lima hari tapi delapan jam, saya tidak bisa bayangkan susahnya mereka. Belum lagi mereka makan siang. Sumba Timur, Sumba Barat Daya, Flores. Kalau sampai delapan jam, mereka sampai rumah jam berapa? Mereka harus lewat bukit, baru sampai rumah," kritiknya.

Karena itu dia meminta supaya jam pelajaran lebih baik seperti semula saja. 
"Kalau bisa kembalikan saja seperti yang biasa. Tolong perhatikan ke daerah terpencil," pungkas legislator asal NTT itu. 

(sumber: jawapos.com)

Demikian berita dan informasi terkini yang dapat kami sampaikan. Silahkan like fanspage dan tetap kunjungi situs kami di www.kuambil.com. Kami senantiasa memberikan berita dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari berbagai sumber terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat. Untuk info terbaru lainya silakan kunjungi laman DISINI..!!!
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mendikbud Dikritik Habis Saat Rapat Bersama DPR Soal Sekolah 5 Hari"

Post a Comment