Bolos Kerja, Tunjangan PNS Bakal Dipangkas!

Assalamualaikum wr wb  dan Salam sejahtera untuk kita semua...

Kuambil.com - Tunjangan kinerja daerah (TKD) pegawai negeri sipil (PNS) Pemprov DKI Jakarta terancam dipangkas selama satu bulan jika bolos kerja di hari pertama seusai libur Lebaran. Berdasarkan surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) tentang Imbauan untuk Tidak Memberikan Cuti Tahunan Sebelum dan Sesudah Cuti Bersama Idul Fitri 1438 H, Pemprov DKI akan mengecek kehadiran PNS pada Senin 3 Juli 2017 melalui elektronik dengan menarik data absen pada awal masuk, di tengah, dan akhir jam kerja. 

Hasil gambar untuk tunjangan pns

Apabila kedapatan tidak ngantor, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta bakal memberikan sanksi hukuman disiplin. “Tapi, tergantung alasan dan hasil BAP-nya. Biasanya yang terberat bisa tiga bulan enggak terima TKD. Sidaknya elektronik. Kalau sidak fisik, sifatnya rahasia dan dadakan,” ujar Kepala BKD DKI Jakarta Agus Suradika. 

Sanksi bagi PNS yang mengambil cuti tambahan atau bolos setelah Lebaran diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Dalam PP tersebut, sanksi PNS yang tidak masuk kerja tanpa izin dibagi menjadi tiga kategori, yaitu sanksi ringan jika tidak masuk selama 1-15 hari, sanksi sedang jika tidak masuk selama 16-30 hari, serta sanksi berat jika tidak masuk selama 31-46 hari. 

“Sanksi berat bisa penurunan pangkat, penundaan kenaikan pangkat, sampai pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri,” katanya. Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta Syarif meminta BKD membuka nama dan jabatan PNS yang kedapatan membolos pada hari pertama kerja seusai libur Lebaran. 

Tak peduli apa pun alasannya, karena selama ini banyak yang ditutup-tutupi dengan alasan dan berakibat tidak timbul efek jera bagi PNS. Politikus Partai Gerindra itu juga berharap pada hari pertama kerja aktivitas pemerintahan sudah berjalan normal, terutama dalam penyelenggaraan pelayanan publik. 

“Seharusnya dengan surat imbauan menteri, Pemprov DKI tidak menoleransi apa pun alasan PNS tidak masuk kerja, kecuali memang tidak bisa bekerja lantaran sakit keras,” ungkapnya. Pemkot Bekasi juga menjatuhkan sanksi jika aparaturnya bolos pada hari pertama kerja. Pegawai dilarang mengambil cuti tambahan sesudah cuti bersama Idul Fitri. 

Mereka diwajibkan kembali aktif bekerja pada Senin 3 Juli 2017. “Kami tidak berikan cuti tambahan. Jika membolos, akan kena sanksi tegas,” ujar Kabid Penilaian Kerja Aparatur Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Bekasi Sayekti Rubiah. Menurutnya, jika PNS mengambil tambahan cuti Lebaran dikhawatirkan berdampak pada pelayanan publik. 

Tambahan cuti bisa diambil kalau pegawai tersebut dalam keadaan sakit. “Surat edaran menteri ini diharapkan membuat pelayanan publik tetap berjalan normal,” katanya. Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengancam akan memberikan sanksi tegas bagi pegawainya yang mangkir pada Senin 3 Juli 2017.

“Karena libur dan cuti bersama dirasa cukup bagi pegawainya. Harus kembali aktif,” ujarnya. Untuk itu, pegawai Pemkot Bekasi yang mangkir pada hari pertama masuk kerja akan diberikan sanksi berupa teguran. Sanksi tersebut juga berupa sanksi moral dan tertulis. Bila perlu sesuai peraturan, PNS yang bandel dapat dikenai penangguhan kenaikan gaji dan pangkat. 

Hal ini tegas dilakukan mengingat tingkat kesadaran PNS di Kota Bekasi belum meningkat. Biasanya seusai liburan panjang banyak PNS yang mangkir dari tugasnya pada hari pertama kerja. “Tidak ada pengecualian, seluruh pegawai harus masuk bekerja,” ucapnya.

(sumber: okezone.com)

Demikian berita dan informasi terkini yang dapat kami sampaikan. Silahkan like fanspage dan tetap kunjungi situs kami di www.kuambil.com. Kami senantiasa memberikan berita dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari berbagai sumber terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat. Untuk info terbaru lainya silakan kunjungi laman DISINI..!!!
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bolos Kerja, Tunjangan PNS Bakal Dipangkas!"

Post a Comment