PAGES 2 GURU SERING MEMPERMUDAH NILAI, INGATLAH AKIBAT FATAL INI!

Efek bagi murid.

Anak bukannya tertantang ketika mendapat masalah, melainkan mengeluh dan menyalahkan pihak lain.  Baginya, seharusnya guru memberikan soal yang lebih mudah. Akhirnya, anak-anak sudah merasa berhak mendapatkan tugas mudah. Maka jangan heran jika masih banyak yang mengidolakan “jam kosong” di sekolah, mengidolakan guru yang memperbolehkan apa saja dan tetap memberikan nilai bagus.

Ketika tugas mudah dianggap hak, maka anak akan terus menawar dan menuntut untuk mendapatkan kemudahan. Bahkan di dunia kerja, ditemukan fakta bahwa mayoritas usia kerja tidak menyukai pekerjaannya dan tetap bertahan. Bisa jadi, karena mereka berpikir “yang penting tidak terlalu capek dan tetap mendapatkan bayaran.”

Efek bagi guru.

Masih ada saja guru yang tidak sadar telah menurunkan standar belajar beserta hasil belajar dalam bentuk nilai. Kadang beralasan bahwa anak-anaknya sulit diajak belajar, susah konsentrasi, lambat, dan malas, padahal kesabaran guru yang berkurang atau kreatifitasnya yang minim. Bukan peserta didiknya yang salah.

Ada juga yang melepas tanggung jawab dengan cara memberikan nilai bagus meskipun anak-anak tidak paham, tidak memperhatikan, tidak mencoba, tidan mengalami, dan tidak belajar.

Maka yang terjadi adalah guru menyalahkan murid atau guru hanya melakukan tugasnya saja tanpa kepedulian terhadap tumbuh kembang anak.

Hilangnya kerja keras dan suburnya “main aman”.
Seorang anak yang berpikir bisa mendapatkan sesuatu tanpa harus kerja keras, maka anak tersebut akan menerimanya sebagai kebenaran. Dia akan terus berpikir bahwa tidak ada yang perlu diperjuangkan mati-matian. Ini sungguh tidak baik.

Saat di sekolah, anak akan kehilangan gairah dan selalu biasa saja. Tidak menyelesaikan tugas, biasa saja. Tidak menguasai kemampuan tertentu, biasa saja. Sering absen sekolah, biasa saja. Dan seterusnya.

Kalau mayoritas generasi kita berpikir demikian, maka standar bangsa kita juga akan kesulitan untuk bisa naik dan bersaing dengan bangsa lain.

Lebih mengkhawatirkan lagi jika kemudian budaya yang berkembang adalah budaya “main man”. Banyak orang berpikir bahwa mereka hanya bertugas menyelesaikan tugas saja. Mereka tidak lagi berpikir tentang pengembangan diri, kemajuan, apalagi tentang kreativitas. Yang penting tidak di-PHK, tidak di-DO saat kuliah, tidak dipecat dan tidak kehilangan pekerjaan, maka “saya aman”.

Untuk kondisi saat ini, di dunia medsos, kita akan bisa melihat karakter ini dalam bentuk keengganan cek dan ricek, serta riset sederhana tentang sebuah berita. 

Sumber : sejutaguru

Demikian informasi yang dapat kuambil.com berikan, Semoga ada manfaatnya untuk kita semua.........

loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "PAGES 2 GURU SERING MEMPERMUDAH NILAI, INGATLAH AKIBAT FATAL INI!"

Post a Comment