GURU DIPINDAHKAN, SERTIFIKASI TERANCAM HILANG. BENARKAH?

Kuambil.com - Assalamualaikum wr wb ,,,,,,,,,,,,,,, Selamat siang rekan-rekan guru semua dimanapun berada,,,,

Salah seorang guru bernama SP mengeluhkan pemindahan tugasnya dari sekolah SDN 1 Lahei II ke sekolah SDN 3 Lahei II. Pasalnya dalam pemindahan tersebut, diduga tidak melalui pertimbangan yang matang terlebih dahulu, sehingga akibatnya merugikan guru yang telah sertifikasi tersebut.


Merugikan yang dimaksud, di tempat tugas yang baru ternyata untuk guru yang sertifikasinya sudah penuh, atau guru tersebut terancam bisa tidak menerima tunjangan sertifikasi, karena kekurangan jam mengajar.

Menyikapi hal ini, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Batara, Drs H Masdulhaq mengatakan, bahwa persoalan ini akan segera ditindaklanjuti, yakni dengan memanggil kepala UPTD, Kepala Sekolah dan guru bersangkutan. 

“Persoalan ini akan kita selesaikan, mengingat data dapodik di sekolah lama sudah dikunci dan guru itu telah dikeluarkan, sementara Dapodik di sekolah tempat tugas baru, ternyata sudah penuh atau jam mengajarnya habis atau sudah terisi semua. Ini yang jadi masalah,” ujarnya, Rabu (27/9).

Disampaikannya, prinsifnya Kadis Pendidikan terkait masalah ini, tidak setuju jika pemindahan guru tersebut sampai merugikan salah satu pihak. Boleh mengeluarkan, tetapi orang bersangkutan jangan sampai dirugikan, sebab untuk guru mendapatkan sertifikasi ini sangat berat dan sulit, yakni melalui pelatihan, mengeluarkan pikiran, tenaga dan biaya.

Baca Selanjutnya Di Halaman 2

loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "GURU DIPINDAHKAN, SERTIFIKASI TERANCAM HILANG. BENARKAH?"

Post a Comment