Luar Biasa ! Kisah Wali Kota Paling Jujur Se-Indonesia, Sampai Ngutang Anak Buah

Kuambil.com - Assalamualaikum wr wb ,,,,,,,,,,,,,,,, Selamat pagi rekan-rekan semua dimanapun berada........

Pilkada serentak di 264 kabupaten dan kota seluruh Indonesia telah digelar. Dari hasil hitung cepat, telah diketahui sejumlah nama jauh mengungguli lawan-lawannya. Mereka pun dipastikan akan memimpin daerah masing-masing.

Gambar Ilustrasi


Saat kampanye, janji-janji diobral. Kini bagaimana setelah terpilih? Akankah para kepala daerah baru ini juga tak korupsi?

Ada kisah menarik seorang wali kota yang jujur. Kebetulan dia juga seorang perwira polisi. 

Inspektur Polisi I Anwar Maksoem menjabat Wali Kota Bukittinggi tahun 1960-1967. Tujuh tahun menjabat, kekayaan Anwar Maksoem tak bertambah.

Ceritanya tahun 1967, setelah tidak menjabat sebagai Wali Kota, Anwar kembali ke kepolisian. Dia berdinas di Komdak (kini Polda) Sumatera Barat yang bermarkas di Padang. Kondisi perekonomian saat itu memang sedang buruk. Sebagai polisi yang hanya mengandalkan gaji tanpa korupsi, Anwar kesulitan.

Hartanya yang paling berharga, tanda pangkat balok dari emas sudah dijualnya. Uangnya pun sudah habis untuk makan dan keperluan sehari-hari. Demikian dikutip dalam buku Brigadir Jenderal Polisi Kaharoeddin Datuk Rangkayo Basa, Gubernur di Tengah Pergolakan, terbitan Pustaka Sinar Harapan tahun 1998.


loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Luar Biasa ! Kisah Wali Kota Paling Jujur Se-Indonesia, Sampai Ngutang Anak Buah"

Post a Comment