Pages 2 Mengharukan… Kisah Mengenai “Tiga Karung Beras.” Mata Anda akan Berkaca-kaca Setelah Membacanya!

Anaknya akhirnya pergi juga ke sekolah, sang ibu memandang bayangan anaknya yang semakin menjauh sambil merenung.

Tak lama kemudian, dengan terpincang-pincang dan nafas tersengal-sengal, ibunya datang ke kantin sekolah dan menurunkan sekantong beras dari bahunya.

Pengawas yang bertanggung jawab mencatat dan menimbang beras kemudian membuka kantongnya, lalu mengambil segenggam beras dan melihat-lihat, kemudian mengerutkan kening.

Dia berkata, “Kalian para orangtua selalu suka mengambil keuntungan kecil, coba lihat, di sini isinya campuran beras dan gabah. Jadi kalian kira kantin ini tempat penampungan beras campuran.”



Wajah sang ibu pun seketika merona merah merasa malu dan berkali-kali meminta maaf kepada ibu pengawas tersebut. Pengawas pun tidak banyak berkata lagi, akhirnya menerima beras sang ibu.

Awal bulan berikutnya sang ibu memikul sekantong beras dan masuk ke dalam kantin. Ibu pengawas seperti biasanya mengambil sekantong beras dari kantong tersebut dan melihat-lihat berasnya, keningnya tampak berkerut, lalu berkata, “Masih dengan beras yang sama”.

Pengawas itu pun berpikir, apakah kemarin itu dia belum berpesan pada ibu ini dan kemudian berkata, “Tak peduli beras apa pun yang ibu berikan, kami akan terima tapi jenisnya harus dipisah jangan dicampur, kalau tidak maka beras yang dimasak tidak bisa matang sempurna.
Selanjutnya kalau begini lagi, maka saya tidak akan menerimanya.”

Mendengar itu, sang ibu tampak panik dan memohon, “Ibu pengawas, beras di rumah kami semuanya seperti ini, jadi bagaimana?”

Pengawas itu pun tampak serba salah, dan balik bertanya, “Satu hektar lahan ibu bisa menanam berapa jenis beras ? benar-benar menggelikan.” Mendapat pertanyaan seperti itu sang ibu pun akhirnya tidak berani berkata apa-apa lagi.

Pada awal bulan ketiga, sang ibu datang kembali ke sekolah. Sang pengawas langsung naik pitam melihat beras yang dibawa si ibu, dan dengan ketus berkata padanya.

“Aduh ibu, anda sebagai ibu kenapa begitu keras kepala sih? Kenapa masih tetap membawa beras yang sama. Bawa pulang saja berasmu itu!” Cetus pengawas.

Baca Selanjutnya Di Halaman 3

loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pages 2 Mengharukan… Kisah Mengenai “Tiga Karung Beras.” Mata Anda akan Berkaca-kaca Setelah Membacanya!"

Post a Comment