Pages 3 Mengharukan… Kisah Mengenai “Tiga Karung Beras.” Mata Anda akan Berkaca-kaca Setelah Membacanya!

Sang ibu sepertinya sudah menduga, lalu dengan berlinang air mata ia pun berlutut di depan pengawas tersebut dan berkata, “Maafkan saya bu, jujur saja sebenarnya beras ini saya dapat dari mengemis”.

Pengawas tampak terkejut mendengar perkataan si ibu, dan tidak bisa berkata apa-apa lagi.

Si ibu duduk di atas lantai, lalu menggulung celananya dan memperlihatkan kakinya yang sudah mengeras dan membengkak.

Sambil menyeka air matanya, si ibu berkata, “Saya menderita rematik stadium akhir, bahkan untuk berjalan pun susah, apalagi untuk bercocok tanam. Anakku sangat mengerti kondisiku dan mau berhenti sekolah untuk membantuku bekerja disawah. Tapi saya melarang dan menyuruhnya bersekolah lagi.”

Dia menjelaskan lagi kepada ibu pengawas, selama ini dia tidak memberi tahu sanak saudaranya yang ada di kampung sebelah.

Lebih-lebih takut melukai harga diri anaknya kalau sampai diketahuinya.

Setiap hari pagi-pagi buta, diam-diam sambil membawa kantong kosong, ia berjalan tertatih-tatih ke desa yang jauh untuk mengemis, dan sampai hari sudah gelap baru secara diam-diam kembali lagi ke desa.

Sampai pada awal bulan semua beras yang terkumpul diserahkan ke sekolah.

Pada saat sang ibu bercerita, tanpa disadari, mata pengawas itu pun berkaca-kaca dan meneteskan air mata.


Kemudian memapah ibu tersebut, dan berkata, “Ibu yang baik, sekarang saya akan melapor kepada kepala sekolah, supaya bisa diberikan sumbangan untuk keluarga ibu.”

Sang ibu buru- buru menolak.

“Jangan, jangan, kalau anakku tahu ibunya pergi mengemis untuk sekolah anaknya, maka itu akan menghancurkan harga dirinya. Dan itu akan mengganggu sekolahnya. Saya sangat terharu dengan kebaikan hati ibu pengawas, tetapi tolong ibu bantu saya menjaga rahasia ini. “Ingat! ingat!” Pesan si ibu sambil berjalan pergi dengan tertatih-tatih.


loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pages 3 Mengharukan… Kisah Mengenai “Tiga Karung Beras.” Mata Anda akan Berkaca-kaca Setelah Membacanya!"

Post a Comment