Pages 5 Usia Mbah Arjo 146 tahun Tidak pernah sakit, 17 Anaknya Sudah Meninggal. Ternyata mbah Arjo Sering...

Heri Noegroho, mengaku mengenalnya dengan baik. Itu karena ia kagum dengan kesederhaan mbah Arjo.

"Dulu (saat masih jadi bupati), saya memang sering ke sana, dengan naik sepeda motor.

Selain ada kepentingan tersendiri dengan mbah Arjo, juga sekalian ingin mengenalkan destinasi wisata, yakni candi penemuan mbah Arjo (Candi Wringin Branjang) itu," tuturnya, Minggu (14/1).

Kalau soal usia mbah Arjo, Heri Neogroho mengaku tak tahu pasti, namun ia yakin sudah 100 tahun lebih.

Dari sosok mbah Arjo, Heri mengaku banyak pelajaran hidup yang bisa dipetik. Selain sederhana, ia bisa bertahan hidup di lereng pegunungan, dengan hanya makan seadanya.

"Mungkin, dengan kondisinya seperti itu, ia jadi awet hidup karena tak berpikiran macam-macam," ujarnya.

Mbah Arjo mengaku, selama hidupnya, ia mengalami enam kali Gunung Kelud itu meletus.

Namun, ia lupa tahunnya.

Dari enam kali meletus itu, menurutnya, yang paling dashyat tahun 1990 atau saat itu dirinya sudah tinggal di lereng gunung tersebut.

Namun demikian, ia tak mau dievakuasi dan tetap tinggal di gubuknya itu bersama anaknya.

LANJUT BACA HALAMAN 6

Loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pages 5 Usia Mbah Arjo 146 tahun Tidak pernah sakit, 17 Anaknya Sudah Meninggal. Ternyata mbah Arjo Sering..."

Post a Comment