Surat Terbuka Seorang Guru untuk Kapolda Sulsel, Anak Masuk Polisi Harta Habis di Pegadaian

Demi kelanjutan dan keselamatan anak saya, sengaja saya tak menyebutkan nama dan alamat jelas.
Kapolda saya anggap mafhum alasannya.

Kapolda saya anggap mafhum alasannya.

Sebagai guru sekolah negeri di Makassar, kabar lulusnya anak tertua saya setelah lebaran Idul Fitri 2017 lalu adalah kabar membanggakan.

Apalagi anak saya lulus tanpa dipungut bayaran, seperti isu dan bisik-bisik selama ini. Alhamdulillah.

Sejak masuk pendidikan awal September 2017, saya dan keluarga mendapat banyak SMS dan ucapan selamat dari keluarga di kampung. Lebaran Idul Adha lalu, banyak keluarga, tetangga dan teman yang memuji dan bertanya bagaimana caranya lulus sekolah polisi.

Setahu saya, biaya sekolah polisi dibiayai negara.

Bahkan, anak saya bilang, bulan ini dia sudah mulai dapat gaji Rp 500 ribu sebulan.
Alhamdulillah. Bisa dibayagnkan bangganya kami.Bersambung>>>Baca Dihalaman Selanjutnya DISINI
Loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Surat Terbuka Seorang Guru untuk Kapolda Sulsel, Anak Masuk Polisi Harta Habis di Pegadaian"

Post a Comment