Warga Curiga Suara Berisik di Bawah Lantai Seperti Ular. Dikira Tetangga, Ternyata. . .

Ia pun meminta Lusi segera memindahkan barang-barang yang ada di bagian rumah tersebut.

Permintaan itu tak lantas dipenuhi. Setelah lama berdebat, akhirnya Lusi sekeluarga mengindahkan permintaan Ponikem.

"Besoknya, hari Minggu jam sebelas (siang) roboh," ujarnya. Bagian rumah yang terkena longsor yakni dapur dan kamar mandi.

Bencana kembali menerjang rumah Lusi. Pada Senin dini hari, rumahnya kembali kena longsor.

"Senin subuh itu hampir sebagian (rumah), termasuk ruang makan dan satu kamar hancur masuk ke sungai. Nah, yang kena itu bukan cuma rumah Ibu Lusi, tapi sampai ke halaman rumah Pak Teddy (Yulian Teddy)," kata Ponikem. Adapun rumah Teddy yang terkena longsor adalah bagian teras dan pagar.

Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Bandar Lampung, M Rizki, mengatakan, rumah Lusi yang kena longsor yakni bagian dapur, ruang tengah, kamar depan, dan kamar mandi.

"Kalau korban gak ada, tapi kerugian materiil sebesar Rp 50 juta. Itu yang rumahnya hancur (Syamsi)," ungkap Rizki, Senin.

"Sedangkan Yulian Teddy perkiraan (rugi) Rp 25 juta. Yang roboh halaman, teras, dan pagarnya," imbuhnya.Bersambung>>>Baca Dihalaman 3 DISINI
Loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Warga Curiga Suara Berisik di Bawah Lantai Seperti Ular. Dikira Tetangga, Ternyata. . ."

Post a Comment